Revisi Payudara: Memperbaiki Hasil Operasi Sebelumnya
Revisi payudara memperbaiki atau menyempurnakan hasil operasi payudara sebelumnya — baik karena perubahan bentuk seiring waktu, posisi implan yang bergeser, pengerasan (capsular contracture), implan yang rusak, maupun keinginan mengubah ukuran. Setiap kasus direncanakan secara individual.
Untuk Siapa?
- Pengerasan di sekeliling implan (capsular contracture)
- Riak atau lipatan yang terlihat (rippling)
- Asimetri setelah operasi sebelumnya
- Implan yang bergeser atau turun (malposisi, “bottoming out”)
- Keinginan mengubah ukuran atau bentuk
- Implan lama, bocor, atau rusak
Penanganan disesuaikan dengan masalahnya — dapat berupa penggantian implan, pengangkatan kapsul jaringan parut (capsulectomy), penyesuaian “kantong” implan, atau penambahan lemak. Rencana ditentukan setelah penilaian individual.
Yang Perlu Diketahui
Pertanyaan Umum
Apa itu capsular contracture?
Capsular contracture adalah pengerasan jaringan parut yang terbentuk secara alami di sekeliling implan, yang dapat membuat payudara terasa keras atau berubah bentuk. Revisi dapat mengatasinya.
Apakah revisi bisa sekaligus mengubah ukuran?
Ya. Banyak revisi dilakukan bersamaan dengan perubahan ukuran atau jenis implan sesuai keinginan Anda — termasuk mengganti implan payudara yang lama atau rusak.
Kapan waktu terbaik untuk melakukan operasi revisi?
Idealnya, operasi revisi dilakukan setelah jaringan payudara dari operasi sebelumnya telah pulih sepenuhnya dan melunak, biasanya sekitar 6 hingga 12 bulan, kecuali pada kasus darurat seperti infeksi atau kebocoran implan akut.
Konsultasikan Pilihan Anda
Konsultasi pribadi untuk menilai masalah dari operasi sebelumnya dan menyusun rencana koreksi yang tepat.